Blog Details
Pelaksanaan Asesmen Madrasah Ditengah Keterbatasan Jaringan Internet
MTsN Manggarai
Timur (Kemenag) --- Pelaksanaan Asesmen Madrasah (AM) pada
pelaksanaan hari keenam menyisakan kisah menarik bagi siswa dan guru MTsN Matim
pada Sabtu (27/04/2024). AM pada hari
pertama hingga hari kelima dilaksanakan di madrasah dengan menggunakan jaringan
internet dengan sistem full online.
Pada pelaksanaan AM hari keenam dilaksanakan diluar
madrasah karena jaringan internet di Kecamatan Sambi Rampas tidak stabil atau
hilang jaringan. Hal tersebut membuat panitia penyelenggara harus mencari
alternatif lain. Salah satu alternatif
tersebut yakni di salah satu rumah warga
di Kampung Wotok Kelurahan Pota.
Adhyatma warga kampung wotok tersebut terdapat
jaringan internet yang berasal dari Kecamatan Elar. Sebanyak 49 Peserta asesmen
memenuhi rumah hingga halaman depan untuk berjuang mendapatkan akses internet
guna menyelesaikan asesmen untuk dua mata pelajaran yakni IPA Terpadu dan
Fikih.
Hadir mendampingi siswa Kepala madrasah Kaharudin,
Wakil kepala madrasah bagian Kurikulum Murtala serta para panitia ujian dan
para pengawas ujian.
Kepala madrasah saat meninjau pelaksanaan asesmen
menyampaikan motivasi kepada siswa untuk tidak patah semangat dengan kondisi
keterbatasan jaringan internet yang melanda wilayah Pota dan sekitarnya hal
tersebut merupakan hal yang lumrah dan tantangan bagi yang melaksanakan Asesmen
berbasis android.
”Anggap saja ini cobaan dan tantangan yang harus
kita hadapi bersama, untuk siswa jangan patah semangat, harus tegar menghadapi
segala situasi dan kondisi. Alhamdulillah ujian kita hari ini selesai juga,”
ujar Kamad
Kepala madrasah juga menyampaikan ucapan terima
kasih kepada Adhyatma bersama keluarga yang telah menyediakan tempat untuk
pelaksanaan asesmen dihari yang keenam sehingga semua proses asesmen berjalan
dengan baik.
”Saya atas nama lembaga menyampaiakan ucapan terima
kasih pada pak Adi dan keluarga, sudah melayani kami dengan baik dan mohon maaf
sekiranya ada hal-hal yang kurang berkenan selama anak-anak kami berada
disini,” tutup kamad. (Arul)